Catat Rekor, Pengguna Facebook Tembus Dua Miliar per Bulan

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Rabu, 28/06/2017 05:45 WIB
Catat Rekor, Pengguna Facebook Tembus Dua Miliar per Bulan Prestasi ini diperoleh Facebook kurang dari lima tahun. Sebelumnya, pengguna jejaring sosial ini hanya tercatat satu miliar pengguna per bulan. (REUTERS/Stephen Lam).
Jakarta, CNN Indonesia -- Layanan jejaring sosial Facebook mencatat rekor baru dengan jumlah pengguna tembus dua miliar per bulan atau 51 kali dari populasi di California, Amerika Serikat (AS). Prestasi ini diperoleh Facebook kurang dari lima tahun dari sebelumnya hanya satu miliar pengguna per bulan.

“Sampai pagi ini (Selasa), komunitas Facebook resmi menyentuh 2 miliar orang! Kami membuat kemajuan dalam menghubungkan dunia. Dan, sekarang mari kita mendekatkan dunia,” ujar CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam tautannya di laman Facebook pribadinya, Selasa (27/6).

Di laman informasi investor Facebook melansir, rata-rata pengguna aktif harian mencapai 1,23 miliar atau meningkat 18 persen dari tahun lalu. Dari jumlah tersebut, 1,15 miliar penggunanya mengakses Facebook dari perangkat mobile, seperti smartphone atau tablet. Adapun, jumlah pengguna mobile tercatat tumbuh 23 persen secara tahunan.


Pertumbuhan pengguna Facebook tak terlepas dari inovasi yang dilakukan Zuckerberg dari tahun ke tahun. Media sosial ini tak cuma menjadi platform pengguna menuangkan pikiran atau isi hatinya lewat teks dan foto, tetapi juga menjadi wadah berkarya lewat video, siaran langsung (live) dan fitur 360 derajat.

Kendati demikian, bukan berarti Facebook tak memiliki kekurangan. Baru-baru ini, jejaring sosial yang lahir pada Februari 2004 silam tersebut menghadapi kritik pedas karena turut membiarkan penyebaran berita palsu, video streaming bermutu rendah dan menciptakan ruang gema partisan.

Pekan lalu, Zuckerberg mengungkapkan, mengubah misi Facebook untuk fokus membangun komunitas (sebagian besar melalui kelompok Facebook) ketimbang menghubungkan individu satu sama lain.

Menurut dia, menghubungkan orang secara online tidaklah cukup. "Sekarang kami sadar bahwa kami juga perlu berbuat lebih banyak," imbuh Zuckerberg kepada CNN.com.

Ia menilai, penting untuk memberikan suara kepada orang-orang, untuk mendapatkan opini mengenai keberagaman. Ini merupakan pertama kalinya Facebook mengubah misinya.

Pada hari Senin, Facebook dan raksasa teknologi lainnya membentuk Forum Internet Global untuk menghadapi terorisme melawan ekstremisme melalui platform mereka.