Dell Pakai Sampah Laut untuk Material Laptop Terbaru

Bintoro Agung, CNN Indonesia | Rabu, 19/07/2017 14:19 WIB
Dell Pakai Sampah Laut untuk Material Laptop Terbaru Dell XPS 13 2-in-1 memakai bahan daur ulang (CNN Indonesia/Bintoro Agung)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada kisah menarik dari Dell dalam merakit laptop 2-in-1 terbaru mereka. Perusahaan asal Amerika Serikat ini mendaur ulang sampah laut sebagai material alas laptop.

Dell baru saja meluncurkan XPS 13 2-in-1, laptop 'amfibi' dengan fitur premium. Sebagai komitmen ramah lingkungan, Dell menggunakan sampah laut berupa botol dan kemasan plastik.

"Ini komitmen kita. Bukan hanya untuk lingkungan, tapi juga untuk memastikan kita bisa hidup lebih lama di Bumi," ucap Managing Director Dell Indonesia Catherine Lian di Jakarta, kemarin.

Penggunaan sampah laut sebagai material manufaktur XPS 13 2-in-1 disebut sebagai langkah percontohan. Dell menjelaskan pihaknya memakai daur ulang plastik laut dari perairan dan pantai serta dicampur sampah plastik di daratan.


Namun perlu ditekankan bahwa penggunaan bahan plastik hanya di bagian alas laptop. Dell menegaskan program pemakaian sampah plastik masih akan terus berjalan.

"Inisiatif ini baru awalnya saja," imbuh Catherine.

Menurut Catherine, program daur ulang ini masih bakal berlanjut dalam waktu lama. Dell berencana meningkatkan penggunaan limbah plastik hinggak sepuluh kali lipat hingga 2025.

Untuk tahu 2016 saja, Dell mengklaim memakai sampah sebanyak 7.250 kilogram yang hampir masuk ke laut.

Target Dell melibatkan 22,6 juta kilogram materi daur ulang dalam proses produksinya per Januari 2017. Mereka mengklaim sebagai produsen komputer pertama dan satu-satunya yang memanfaatkan limbah plastik elektronik dan serat karbon daur ulang.

Adapun XPS 13 2-in-1 yang baru Dell luncurkan adalah laptop premium yang dibanderol Rp28 juta. Laptop itu dibekali berbagai fitur mahal seperti layar QHD layar sentuh, Intel Core i7, Gorilla Glass NBT, RAM 16 GB dan SSD 512 GB.