Menteri Susi Sindir Anak Muda yang Hobi Internet-an

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Jumat, 08/09/2017 14:49 WIB
Menteri Susi Pudjiastuti menyindir kebiasaan anak muda yang memanfaatkan teknologi bukan untuk hal-hal yang bermanfaat. Menteri SUsi Pudjiastuti menyindir anak muda yang kerap menggunakan internet tanpa tujuan positif. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyindir anak muda yang tidak memanfaatkan teknologi dengan maksimal.

Dia menyebut, anak muda yang sering berselancar di internet hanya menghabiskan waktu tanpa mendapat informasi dan pengetahuan baru dari berbagai situs di dunia maya itu.

Kebanyakan dari mereka menurut Susi, hanya menelusuri laman internet untuk membuka berbagai situs tidak berguna, hingga membaca berita-berita hoax atau sekadar mengobrol melalui aplikasi berbagi pesan di ponsel masing-masing.


"Anak muda itu sejam dua jam browsing, bahkan lebih ya bisa seharian di depan internet itu, googling. Tapi yang dia cari hal-hal yang tidak ada gunanya, tidak berfaedah sama sekali," kata Susi saat menjadi pembicara di Kampus Universitas Kristen Indonesia, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (8/9).

Padahal kata Susi, teknologi berbasis internet itu bisa dimanfaatkan anak muda untuk mencari pengetahuan baru. Misalnya pengetahuan terkait cara budidaya ikan dan mengolah ikan agar enak dikonsumsi.

"Kalau carinya berita-berita hoax saja, no point to you. Brainless, kamu cuma habiskan kuota internet, habis itu kamu ngga dapat apa-apa karena tidak ada pengetahuan apa-apa," lanjut Susi.

Padahal kata dia, masa depan Indonesia itu berada di tangan anak muda saat ini. Masa depan itu pun kata dia, berlaku untuk masa depan perikanan. Jika anak muda saat ini tidak ada wawasan atau pengetahuan terkait pengelolaan perikanan berkelanjutan, meskipun ikan di laut banyak, menurut Susi itu akan berakhir sia-sia.

"Jangan hanya tahu makan ikan saja, tahu juga dong cara mengolah ikan. Cara budidaya, anak muda cari cara olah ikan di internet, olah ikan di sana itu banyak," kata dia.

Susi hari ini menjadi salah satu pembicara di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia. Dia menyindir mahasiswa yang tidak banyak mengetahui pentingnya budidaya dan pengelolaan ikan berkelanjutan. Saat menjadi pembicara Susi mengaku cukup prihatin karena masih banyak anak muda yang tidak tahu potensi laut dan perikanan tanah air namun justru masih percaya dan gemar mencari informasi-informasi baru dari situa berita hoax.

"Malah suka baca informasi bohong, ayo kalian carinya budidaya ikan. Biar pinter, biar tidak kosong," ucap Susi. (evn/evn)