Uber Siapkan Opsi Pembayaran Nontunai di Asia Tenggara

Ervina Anggraini , CNN Indonesia | Selasa, 05/12/2017 02:20 WIB
Uber Siapkan Opsi Pembayaran Nontunai di Asia Tenggara Mengganden Momo, Uber akhirnya menyediakan opsi pembayaran tunia perdananya di Asia Tenggara. (dok. CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --
Uber akhirnya menyediakan opsi pembayaran nontunai usai mengumumkan kerjasama dengan startup asal Vietnam, Momo. Nantinya, pengguna Uber di Vietnam bisa menggunakan opsi pembayaran melalui Momo disamping pembayaran secara tunai dan menggunakan kartu kredit.

Kerjasama ini menjadi langkah pertama Uber selama berbisnis di Asia Tenggara. Di tahap awal, opsi pembayaran nontunai ini baru bisa dinikmati oleh pengguna perangkat Android di Vietnam.

"Kami belum merencanakan kerja sama lainnya, tetapi kami tetap berkomitmen untuk mempermudah pengguna menikmati layanan transportasi Uber,” ungkap juru bicara perusahaan saat ditanya kemungkinan kerjasama lain untuk bisnisnya di Asia Tenggara.

Kesepakatan ini menjadi penanda keseriusan Uber dalam bersaing dengan Grab dan Gojek. Sebelumnya, dua pesaing Uber telah lebih dulu memiliki opsi pembayaran nontunai GrabPay dan GoPay.

Perusahaan yang didirikan oleh Travis Kalanick ini akan menggulirkan opsi pembayaran nontunai mulai awal 2018 nanti. Menyusul kemudian pengguna uber di perangkat Apple yang bisa menikmati opsi serupa.

Hanoi, Ho Chi Minh City, Da Nang, and Nha Trang adalah kota-kota di Vietnam yang dilayani aplikasi Uber.


Langkah Uber menggandeng Momo dianggap sebagai keputusan tepat. Mengutip TechCrunch, Momo tercatat memiliki lebih dari 5 juta pengguna.

Selain opsi pembayaran nontunai, Momo juga menyediakan layanan dompet online dan pembayaran digital, termasuk transfer dana, membeli tiket pesawat terbang serta membayar tagihan yang juga makin dimudahkan berkat kerja samanya dengan outlet offline lain. Tahun lalu, Momo baru mengantongi suntikan dana dari bank asal Inggris, Standard Chartered sebesar US$28 juta atau sekitar Rp378 miliar.
(sat)