Rudiantara: Ada yang Minta AirBnB Diblokir

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Rabu, 22/11/2017 20:07 WIB
Rudiantara: Ada yang Minta AirBnB Diblokir Rudiantara menyatakan dirinya mendapat permintaan agar AirBnB, marketplace yang mempertemukan pemilik akomodasi ruangan dengan calon penyewa, diblokir. (REUTERS/Yuya Shino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sempat menceritakan pentingnya e-leadership di era serba digital ini. Kemampuan ini dibutuhkan di semua sektor, termasuk pariwisata.

Baru-baru ini, pria yang kerap disapa Rudi itu mendapat permintaan agar AirBnB, marketplace yang mempertemukan pemilik akomodasi ruangan dengan calon penyewa, diblokir. Pasalnya, layanan asal Amerika Serikat itu dinilai bisa mematikan bisnis hotel di Indonesia.

“Belum lama ini saya ditelpon. ‘Rud bisa enggak Airbnb diblok?’ Coba kalau teman-teman jadi saya mau apa? Karena hotelnya, PHRI-nya ini minta diblok karena mempengaruhi bisnis hotel. Terus kita mau apa?” ujar Rudi saat menyampaikan sambutan di peluncuran Go Bill Gojek, Rabu (22/11).



Dia kemudian bercerita telah berkoordinasi dengan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengenai permintaan pemblokiran tersebut.

“Saya sudah bicara dengan pak Arief Yahya Menteri Pariwisata. Saya bilang ‘Mas ini mau diapain Mas’. Beliau bilang kasih waktu. Nah ya sudah pak menteri pariwisata sedang menggodok apa yg harus dikeluarkan,” lanjut Rudi.


Pria kelahiran Bogor itu kemudian menyatakan bahwa Menpar akan segera mengambil sikap. Kominfo akan mengikuti kemudian.

“Beliau akan menyiapkan semacam assesment dan pemosisian nanti. Tunggu aja dulu,” tambahnya.

Seperti halnya kontroversi jasa taksi online, AirBnB dianggap menabrak regulasi dan berbenturan dengan penyedia layanan konvensional. Dalam kasus taksi online, Kominfo bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Koperasi dan Unit Kecil Menengah untuk mengurai isu tersebut. (asa)