Permintaan kepada The National Aeronautics and Space Administration (NASA) ini dilakukan bersamaan dengan penandatanganan surat instruksi "Space Policy Directive 1". Surat instruksi itu menyebutkan agar program antariksa Amerika kembali fokus pada penjelajahan manusia.
Penandatanganan ini juga bertepatan dengan perayaan 45 tahun pendaratan pertama manusia di Bulan menggunakan Apollo 17 mendarat di Bulan. Penandatanganan itu juga turut diharidi oleh Harrison Schmitt, antariksawan yang ikut dalam misi Apollo 17, 45 tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SpaceX sebagai salah satu perusahaan kedirgantaraan swasta Amerika bahkan menegaskan akan menerbangkan roket dan merilis misi pribadi pertama mereka untuk memutar di sekitar Bulan dan kembali ke Bumi pada 2018 nanti.
Semenjak misi Apollo 17, belum ada misi luar angkasa lain yang membawa manusia ke orbit rendah Bumi. Misi pribadi perusahaan komersial ini menjadi angin segar bagi dunia luar angkasa Amerika yang telah mengistirahatkan pesawat luar angkasanya sejak 2011 lalu dan menggunakan kapsul dari Rusia.
Sejarawan luar angkasa dari The George Washington University menegaskan misi ini bisa dicapai jika Gedung Putih bertekad mewujudkannya dan Kongres setuju mengambil alih pendanaan misi. (eks/sat)