"Serangan itu tersebar luas dan menyebabkan kerugian miliaran (dollar) dan ini merupakan tanggung jawab langsung Korea Utara," jelasnya seperti dikutip Wall Street Journal.
Pemerintah AS sangat yakin kalau serangan ini dilakukan grup hacker Lazardus Group. Mereka dipercaya bekerja atas perintah pemerintah Korea Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecurigaan ini didukung oleh sejumlah peneliti keamanan, salah satunya adalah Symantec. Pemerintah Inggris juga memiliki kesimpulan serupa, bahwa Korut bertanggung jawab dibalik serangan WannaCry.
Serangan WannaCry dibangun dari kelemahan keamanan di software Microsoft Windows. Temuan ini ditemukan oleh Agensi Keamanan Nasional AS (NSA). Mereka lantas membuat perangkat hacking untuk memanfaatkan kelemahan ini.
Saat hacker membobol NSA, alat peretasan ini diambil dan dipublikasikan daring oleh Shadow Brokers, kelompok hacker misterius yang sering menyasar pemerintah AS. (eks)