Perusahaan legendaris asal Amerika Serikat itu berniat memakai KodakCoin sebagai nama aset digital mereka. Peluncuran koin perdana (initial coin offering/ICO) mereka akan jatuh pada 31 Januari.
KodakCoin bakal membuka jalan bisnis baru Kodak. Dengan koin digital itu, mereka berniat membangun ekosistem untuk fotografer baik itu penerbitan foto maupun pembayaran royaltinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kodak Pamer Ponsel Android Kamera Unik |
"Bagi banyak orang di industri teknologi, blockchain dan mata uang digital adalah barang seksi, tapi bagi fotografer yang sejak dulu berusaha mengendalikan pemakaian karya mereka, ini adalah kunci untuk memecahkan masalah mereka," tutur CEO Kodak Jeff Clarke seperti dikutip dari laman The Register, Rabu (10/1).
Kodak adalah perusahaan yang hidupnya sudah di ujung tanduk. Berjaya sebagai produsen pemasok alat-alat fotografi, terjunnya Kodak ke dunia aset digital adalah langkah terbaru mereka menyelamatkan diri di era digital. Pada kuartal akhir tahun Kodak masih mengalami kerugian hingga US$54 juta.
Beruntung bagi Kodak, rencana penerbitan koin digital mereka mendapat sambutan baik dari lantai bursa. Harga saham mereka dikabarkan melonjak 119 persen menjadi US$6,8 di perdagangan kemarin (9/1). (evn)