Integrasi lintas platform ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri bagi keduaanya. Pengguna Alexa bakal memiliki keuntungan memiliki keahlian untuk mengendalikan Office yang tak dimiliki asisten virtual lain.
Sementara pengguna Cortana akan memiliki kendali terhadap perangkat pintar yang bisa diperintah melalui Alexa, umumnya ada perangkat rumah pintar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cortana yang memiliki 230 kemampuan dianggap akan kalah dari Alexa yang hanya memiliki 25 ribu kemampuan. Sejauh ini Cortana dapat menyalakan bola lampu berwarna dari Philips Hue, namun tidak dapat berbicara dengan produk terhubung lainnya atau merampungkan daftar panjang produk dari penyedia layanan lainnya.
“Seperti yang diperkenalkan pada awalnya, Cortana pada dasarnya adalah front-end yang lebih cantik untuk pencarian Bing. Dengan melakukan ini, Microsoft mengaburkan Cortana yang dulunya merupakan bagian kunci dari rencana Microsoft untuk menanamkan aplikasinya dan layanannya yang diberikan oleh layanan AI di back-end,” terang Foley.
'Perkawinan' antara Cortana dan Alexa dipastikan akan mendarat di perangkat besutan Acer, Asus dan HP pada kuartal pertama 2018.
Steve Chang, presiden Asus Amerika Utara, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir ZDNet, mengatakan bahwa menggabungkan Alexa dengan komputer Asus memungkinkan pelanggan menyelesaikan beragam tugas yang sebelumnya rumit jika hanya dilakukan dengan berbicara. Karena PC Windows kini memungkinkan pengguna untuk berbicara dengan Cortana juga, Asus bisa jadi merasa bahwa Alexa menawarkan pengalaman yang lebih alami. (evn)