Antariksawan Amatir Temukan Galaksi Baru

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Sabtu, 20/01/2018 19:20 WIB
Antariksawan Amatir Temukan Galaksi Baru Ilustrasi galaksi. (REUTERS/NASA/JPL-Caltech/Roma Tre Univ.)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim periset yang berisi antariksawan amatir berhasil menemukan galaksi, lengkap dengan planet yang berjumlah lima buah yang mengorbit bintangnya.

Galaksi yang baru ditemukan ini dinamakan K2-138, ditemukan dalam misi K2 lewat teleskop Kepler Space milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), yang fokus pada program ruang angkasa sipil dan penelitian aeronautika.

K2 adalah misi ruang angkasa yang dimulai sejak tiga tahun lalu yang bertujuan untuk menemukan keberadaan planet di luar sistem tata surya. Eksoplanet Explorers adalah proyek dari misi tersebut yang menggunakan data platform online Zooniverse dan teleskop Kepler Space.



Lewat data yang didapatkan, antariksawan mengamati penurunan jumlah cahaya bintang, yang mengindikasikan objek luar angkasa yang besar baru saja melewati bintang itu. Sekitar 287.309 bintang berhasil tertangkap pengamatan lewat teleskop Kepler Space.

Jessie Christiansen, staff ilmuwan Caltech yang menggagas proyek Exoplanet Explorers pun menjelaskan cara kerja penelitian.

"Siapa pun dan di mana pun dapat masuk dan melihat sinyal nyata dari planet yang berada di luar sistem tata surya, dan mengecek dari data aktual yang dikumpulkan teleskop untuk menentukan suara mengenai sinyal tersebut; apakah asli dari planet atau hanya sekadar gangguan biasa. Sinyal yang ditangkap harus disaksikan minimal oleh 10 orang dan mendapatkan dukungan suara 'ya' minimal sebanyak 90 persen," jelas Jessie, seperti dikutip Gizmodo.

Kurcaci oranye atau K-star menjadi nama bintang yang menjadi pusat orbit semua planet di galaksi itu. K-star memiliki massa antara 0,45 dan 0.8 kali dari Matahari.

Kelima planet yang ditemukan memiliki jarak orbit yang dekat dengan K-star, yang membuat mereka memiliki periode orbit antara 2,35 hari hingga 12,76 hari. K2-138f yang memiliki jarak tempuh sepersepuluh jarak tempuh Bumi ke Matahari didaulat menjadi planet paling jauh di galaksi K2-138.


Kedekatannya dengan bintang tersebut membuat planet-planet yang ditemukan berpotensi tidak bisa dihuni makhluk hidup.

Hal inilah yang membedakan galaksi K2-138 dengan galaksi TRAPPIST-1-a yang memiliki tujuh planet berukuran Bumi dan tiga di antaranya dapat dihuni makhluk hidup, meski keduanya sama-sama menjadi galaksi di luar sistem tata surya.

Selain karakteristik tersebut, Gizmodo melaporkan kelima planet yang ditemukan dalam galaksi K2-138 juga memiliki permukaan yang berbatu dan memiliki kisaran jari-jari planet sebanyak 1,6 sampai 3,3 kali jari-jari bumi.

Hal itu membuat seluruh planet yang ditemukan disebut sebagai Super Bumi, istilah yang digunakan untuk planet yang memiliki massa lebih berat dari Bumi.

Resonansi atau konfigurasi orbital tiap planet terbilang rapi, sehingga dalam menyelesaikan satu lintasan orbit penuh tiap planet butuh periode orbit 50 persen lebih lama dibanding planet lainnya. (sat/evn)