Samsung Klaim Tak Gentar Hadapi Xiaomi di Segmen Ponsel Murah

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Rabu, 17/01/2018 19:53 WIB
Samsung Klaim Tak Gentar Hadapi Xiaomi di Segmen Ponsel Murah Samsung mengaku tak gentar menghadapi Xiaomi di segmen ponsel murah. (dok. CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemunculan Xiaomi yang sejauh ini dikenal lewat ponsel dengan harga murah dengan spesifikasi mumpuni menjadi ancaman serius bagi kompetitornya, termasuk Samsung. Berdasarkan data IDC, hingga Q3 2017 Samsung berada di posisi teratas pangsa pasar sebesar 22,3 persen.

Menghadapi hal itu, Corporate Marketing Director Samsung Electronics Indonesia, Jo Semidang mengaku tak gentar dengan gempuran Xiaomi di segmen ponsel murah.

Terlebih, belakangan muncul sebuah poster yang membandingkan Galaxy J1 Ace dengan produk dengan merek X 5A. Galaxy J1 Ace merupakan ponsel besutan Samsung yang membidik segmen entry level.


Dalam poster yang dibagikan oleh pemerhati gadget, Herry SW melalui media sosial, netizen menduga perangkat pembanding Galaxy J1 Ace merupakan Xiaomi Redmi 5A. Dalam poster tampak membandingkan sejumlah fitur antara kedua produk.



"Saya malah nggak tahu (poster) itu isinya apa," jawab Jo saat ditanya mengenai kebenaran poster tersebut di Jakarta Pusat, Rabu (17/1).

Terlepas dari benar atau tidaknya poster tersebut, Jo mengaku tak gentar jika pasar ponsel murah direbut Xiaomi. "Khawatir engga sih karena kita selalu angkat dari sisi kebutuhan konsumen. Strategi pasti kita akan pikirkan. Kita akan tetap kerja," imbuhnya.

Sama halnya dengan Samsung, Xiaomi melalui akun resmi @xiaomiindonesia juga menanggapi santai poster yang diduga digunakan untuk kalangan distributor tersebut.



Dalam laporan yang dirilis IDC, Samsung menempati posisi satu pengapalan ponsel pintar hingga Q3 2017. Posisinya disusul Apple, Huawei, dan Oppo dengan pangsa pasar masing-masing 46,7 persen, 39,1 persen, dan 30,7 persen. Sementara Xiaomi bertengger di posisi kelima dengan pangsa pasar sebesar 27,6 persen. (evn)