Waspada Aplikasi Dompet Bitcoin Palsu di Google Play Store

Eka Santhika, CNN Indonesia | Jumat, 19/01/2018 09:31 WIB
Waspada Aplikasi Dompet Bitcoin Palsu di Google Play Store Ilustrasi dompet bitcoin (Thinkstock/Ohmygouche)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aplikasi dompet bitcoin palsu ternyata beredar di Google Play Store. Alih-alih mendapat keuntungan, uang yang dimasukkan ke dompet ini justru malah akan menghilang. Dompet ini mengklaim tak hanya bisa mengantongi bitcoin, tapi juga cryptocurrency lainnya.

Berdasarkan laporan ini muncul di sebuah forum di situs diskusi Reddit, tercatat ada dua aplikasi dompet palsu, Ada Cardano Crypto Wallet dan All Crypto Currency Wallet. Dompet bitcoin ini dibutuhkan agar bitcoin yang diperoleh bisa dibelanjakan atau diperdagangkan. 

"Keduanya diunggah oleh pengembang CryptoWallmart dan masing-masing telah diunduh sebanyak 100 dan 500 kali," seperti disebutkan Avast dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (18/1).

Cardano Crypto Wallet memberi iming-iming kepada pengunduhnya untuk mengonversi uang kriptografi mereka ke cryptocurrency Cardano. Cardano sendiri adalah sistem cryptocurrency baru lainnya.

Sementara All Crypto Currency Wallet merupakan dompet yang bisa menyimpan berbagai mata uang kriptografi. Pengembang bahkan memberikan tautan pancingan (phising) bagi penggunanya.

Pengembang memberikan tautan kepada pengguna untuk menukar uang digital mereka dengan tarif menarik ke Changelly. Bagi tiap pengguna yang menukar uangnya, pengembang akan mendapat persenan dari Changelly.

Popularitas dan harga uang kriptografi yang makin dinilai berharga membuat kejahatan pun berkembang disekitarnya. Sebelumnya, sempat dikabarkan juga terjadi berbagai penculikan yang meminta tebusan berupa bitcoin. 

Untuk mencegah penipuan seperti ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan konsumen. Salah satunya adalah dengan menjadikan toko aplikasi resmi sebagai satu-satunya tempat untuk mengunduh aplikasi.

Kedua, pastikan aplikasi dibuat oleh pengembang yang terpercaya. Caranya bisa dengan mengecek nama pengembang apakah memiliki situs resmi perusahaan.

Ketiga, selalu membaca ulasan, perhatikan apakah ulasan positif tampak dibuat-buat atau tidak. Perhatikan juga permintaan izin yang diminta dari aplikasi.

Terakhir, penggunaan aplikasi proteksi anti malware juga dapat dilakukan agar aplikasi jahat tidak dapat menyelinap masuk ke dalam gawai. (sat/eks)