Rudiantara Minta Google Turunkan Aplikasi LGBT di Play Store
Kamis, 18 Jan 2018 13:58 WIB
Menteri Komunikasi Rudiantara menyebut telah meminta Google menurunkan aplikasi LGBT agar tak bisa diakses di Indonesia. Tapi hingga saat ini aplikasi tersebut masih dapat diakses (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Salah satu aplikasi yang jadi sorotan dalam kasus ini adalah Blued, semacam jejaring sosial khusus gay. Blued dapat diakses dalam bentuk aplikasi mobile dan situs web.
Rudiantara menyebut pihaknya sudah berupaya menghalau keberadaan aplikasi itu. Secara aplikasi mereka sudah meminta Google untuk memblokirnya sejak Senin (15/1).
PARALLAX BANNER
300x250
300x250
Berdasarkan pantauan, aplikasi Blued masih diunduh di Play Store. Menurut Rudiantara, keberadaan aplikasi itu di Play Store tinggal menunggu aksi dari Google. Sementara untuk versi situsnya, ia berjanji kementeriannya akan terus memantau dan memblokirnya.
"Kalau aplikasi kan harus kerja sama platform (Play Store), kalau situs (web) kan terjaring sama (mesin) ais, ada beberapa puluh situs yang kaitannya dengan LGBT," ucap Rudi ketika ditemui di gedung kementeriannya, Kamis (18/1).
Masih dari keterangan Rudiantara, diketahui Blued cukup licin untuk ditangani. Ia bercerita sejak 2016, Kemenkominfo sudah memblokir DNS (domain name system) situs Blued.
Namun mereka berganti DNS. Kemudian pada 2017 Kemenkominfo memblokirnya kembali dan lagi-lagi Blued bersalin DNS.
"Blued itu pindah-pindah terus, mereka sudah ganti DNS sampai enam kali," imbuhnya.
Seperti jejaring sosial pada umumnya, Blued adalah tempat bertemunya komunitas gay. Dengan Blued, mereka bisa berinteraksi dan berbagi dalam bentuk teks, foto, dan video. (eks/eks)
STATIC BANNER
300x250
300x250
STATIC BANNER
300x250
300x250
ARTIKEL TERKAIT
STATIC BANNER
300x250
300x250
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
STATIC BANNER
300x250
300x250
Lihat Semua
TERPOPULER
REKOMENDASI UNTUK ANDA
LAINNYA DARI DETIKNETWORK