"Hari ini Falcon (roket peluncur SpaceX) meluncurkan dua satelit percobaan untuk (internet) pita lebar global," cuit Musk pada Rabu (21/2) sebelum peluncuran akhirnya ditunda hingga Kamis (22/2).
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Satelit berkecepatan tinggi
Konsep Starlink ini disebut-sebut bakal menyediakan internet dengan kecepaan 180 kali lebih tinggi dari rata-rata kecepatan internet global. Kecepatan internet yang ditawarkan juga 40 kali lebih cepat dari rata-rata satelit internet yang saat ini ditawarkan.
Dalam beberapa tahun ke depan, SpaceX kemungkinan akan meluncurkan 4.425 satelit Starlink ke orbit dengan ketinggian 1.100 km-1200 km di atas permukaan bumi.Selain itu, konstelasi ini juga nantinya akan ditambah dengan 7.500 kapal luar angkasa di orbit yang lebih rendah.
Sehingga total ada sekitar 12.000 satelit yang akan diluncurkan. Berdasarkan hitungan Union of Concerned Scientist, angka itu dua kali lebih banyak dari total satelit yang pernah meluncur hingga saat ini, demikian diberitakan Business Insider. (eks)