Spotify Akhirnya Melantai di Bursa New York Bulan Depan

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 17/03/2018 02:06 WIB
Spotify Akhirnya Melantai di Bursa New York Bulan Depan Spotify memastikan akan melantai di bursa saham New York pada 3 April. (Foto: CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Spotify akhirnya mengungkap kabar rencana penjualan saham perdana (Initial Public Offering/ IPO) pada 3 April nanti. Layanan musik streaming asal Swedia ini akan mulai memasarkan saham perdananya di Bursa New York.

CEO Spotify, Daniel Ek memastikan rencana itu disela inagurasi perusahaan dengan pihak investor.

Selain berencana melepas saham perdana, Spotify juga tengah membidik investor tambahan yang diharapkan bisa rampng pada 26 Maret nanti.

Reuters mencatat pihak Spotify mengumumkan bahwa tidak akan ada periode lock-up disela rencana IPO. Sehingga, karyawan memiliki kesempatan untuk langsung menjual saham mereka. Cara ini dapat mencegah harga saham jeblok disela periode awal penjualan.

Sejauh ini belum dapat diperkirakan berapa harga jual saham Spotify ketika dijual perdana pada 3 April nanti. Selama tahun 2018 harga saham yan dijual sudah mencapai US$90 dan US$132,50 sehingga membuat nilai perusahaan menyentuh US$23,4 miliar.

Saat ini Spotify menjadi penguasa pasar layanan usik streaming dengan pangsa pasar sebesar 42 persen dan 71 juta pengguna premium. Layanan streaming musik asal Swedia saat ini memiliki 159 juta pengguna aktif per bulan.

Layanannya tersedia di 61 negara. Mengekor Spotify, ada Apple Music dengan 36 juta pengguna berbayar. Dalam laporan tersebut tertera bahwa Spotify telah memiliki pendapatan 4,09 miliar Euro tahun lalu dan kerugian 1,2 miliar Euro. (btg/evn)