Alih-alih, Spotify akan melakukan "direct listing" dimana pelepasan saham ke publik dilakukan oleh pemegang saham yang ada saat ini. Pemegang saham yang terdiri dari karyawan dan investorlah yang memutuskan kapan akan menjual saham mereka ke pasar saham. Meski mengetahui kalau penjualan saham model ini beresiko, tapi Spotify tetap menjalankan rencananya untuk masuk bursa saham.
Debutnya sebagai perusahaan publik sepertinya akan dilakukan pada Maret atau awal April. Spotify terdaftar dengan kode SPOT di Bursa Saham New York. Masih belum jelas berapa harga saham yang akan diperdagangkan di bursa untuk layanan musik ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spotify telah menjadi pemimpin di layanan musik streaming dunia. Perusahaan tersebut melaporkan telah memiliki 71 juta pengguna berbayar dan lebih dari 156 juta pendengar aktif bulanan per Desember 2017. Layanannya tersedia di 61 negara. Mengekor Spotify, ada Apple Music dengan 36 juta pengguna berbayar.
Belakangan, terganjal oleh beberapa kasus hukum. Para perusahaan rekaman dan pemilik hak cipta musik menuntut negosiasi ulang. Begitujuga tuntutan dari berbagai asosiasi komposer, menilik hak cipta, grup perdagangan yang juga meminta Spotify meningkatkan bayarannya.
Saat ini, 87 persen musik yang dimainkan di Spotify adalah musik-musik dari label besar seperti Universal, Sony Music, dan Warner, demikian diberitakan TechCrunch. (eks)