IDC menggolongkan daftar fintech tersukses itu ke dalam 6 kategori mulai dari pembayaran hingga company solutions. Sebanyak 13 perusahaan fintech ada di dalamnya. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Pembayaran:
- Gopay
- Midtrans
- Xendit
- Doku
- TCash
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Modalku
- Akseleran
- Investree
- UangTeman
Marketplace:
- AturDuit
- Finansialku.com
Company Solutions:
- Jojonomic
Accounting cloud-based software provider:
- Jurnal
Ada lima kriteria yang dipakai oleh IDC untuk menjaring nama-nama tersebut, di antaranya adalah kegunaan, jangkauan akses, pelanggan potensial, model bisnis, dan valuasi.
Potensi Konsolidasi
Handojo Triyanto, manajer peneliti senior IDC Indonesia, menyebut akan ada tren kolaborasi di lanskap fintech. Hal itu sudah dilakukan oleh Gojek yang mengakuisisi Midtrans dan Kartuku guna memperkuat Gopay.
Namun kolaborasi tak terbatas antara sesama fintech saja. Meleburnya antara institusi tradisional seperti bank dengan fintech pun sangat mungkin terjadi.
"Ada beberapa bank di Indonesia yang telah melakukan tindakan kolaborasi baik dalam aspek operasi atau dalam dana investasi," kata Handojo, Kamis (29/3).
Kendati demikian, Handojo berkata masih ada ruang perbaikan kinerja dari setiap fintech yang masuk ke dalam daftar tersebut. Untuk Gopay misalnya, meski sudah dominan di pasar jika dilihat dari aspek kemudahan penggunaan tapi dinilai belum mencapai titik paling maksimal.
"Misal enggak pakai buka aplikasi dulu, tapi dia langsung pakai suara," imbuhnya.
IDC menekankan daftar ini ditujukan sebagai informasi bagi fintech agar industri dapat saling berinvestasi dan bekerja sama dari perspektif investor penggunaan teknologi. (evn)