Facebook Masih Bungkam Soal Pencurian Data Pengguna Indonesia

Agnes Savithri, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 19:28 WIB
Facebook Masih Bungkam Soal Pencurian Data Pengguna Indonesia Perwakilan Facebook berikan keterangan di DPR (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Facebook masih belum bisa memberi jawaban terkait data lebih dari satu juta pengguna Indonesia yang disalahgunakan oleh Cambridge Analytica.

Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari mengungkapkan pihaknya belum bisa menjawab hal tersebut karena pihaknya saat ini masih melakukan investigasi.

"Kami belum bisa menjawab karena saat ini investigasi masih dilakukan. Namun, kami akan segera melaporkan begitu hasil investigasi sudah keluar," jelasnya di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/4).


Lebih lanjut, Ruben menjelaskan perihal investigasi tersebut akan memakan waktu. Pasalnya, ini merupakan kasus yang kompleks.

"Intinya karena kasusnya sangat kompleks, situasinya sangat kompleks. Ini akan memakan waktu," tambahnya.

Ruben pun menegaskan bahwa kasus ini menjadi tanggung jawab Facebook terhadap pengguna di Indonesia dan berbagai belahan bumi lainnya.

"Yang pasti semua informasi mengenai pengguna kami sudah mulai luncurkan per 9 April kemarin. Proses ini akan memakan waktu. Kami akan terus kerjasama dengan kominfo dan CA (Cambridge Analytica) menyampaikan semua update soal kasus ini," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota komisi I DPR Meutya Hafid mengungkapkan pihaknya segera meminta Facebook untuk memberikan hasil investigasi.

"Hasil investigasi kami minta segera. Kami dan pemerintah akan bicara lagi. Sebaiknya kesalahan Facebook ini tindak lanjutnya seperti apa. Secara pribadi saya masih terbuka seperti tadi, bahwa ada sanksi dan tidak menutup untuk moratorium layanan Facebook," tegasnya. (eks/eks)