Dell Technologies Capital Cetak Investasi di 24 Startup

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Selasa, 01/05/2018 17:07 WIB
Dell Technologies Capital Cetak Investasi di 24 Startup Dell Technologies Capital, entitas bisnis Dell Technologies, mencetak investasi baru di 24 perusahaan rintisan (startup) sepanjang Mei 2017 hingga April 2018. ( CNN Indonesia/Christine Nababan)
Las Vegas, CNN Indonesia -- Dell Technologies Capital, entitas bisnis Dell Technologies yang bergerak di bidang modal ventura, mencetak investasi baru di 24 perusahaan rintisan (startup) sepanjang Mei 2017 hingga April 2018.

Sepertiga dari startup tersebut konsentrasi pada pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan pembelajaran mesin (machine learning/ML). Sedang sisanya, merupakan startup bidang teknologi informasi yang fokus pada keamanan dan infrastruktur generasi berikut yang mendukung kelompok bisnis Dell Technologies.

Dalam tujuh bulan terakhir, Dell Technologies Capital menyebutkan bahwa timnya berhasil mengantarkan tiga perusahaan rintisan yang didampinginya untuk melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).



Mereka adalah DocuSign, MongoDB, dan Zscaler, perusahaan rintisan yang fokus pada transformasi keamanan jaringan untuk era komputasi awan. IPO ketiga startup tersebut diklaim memiliki valuasi lebih dari US$11 miliar di pasar modal.

Sejak 2012 lalu, Dell Technologies Capital telah mencetak 81 investasi baru pada startup. Hingga kini, startup yang didampingi oleh perusahaan bertumbuh hingga lebih dari 100 persen.

Beberapa perusahaan di antaranya bahkan sukses mencetak pendapatan sebesar US$50 juta. "Kami mengalami tahun yang sangat sibuk dan sangat sukses," terang Pemimpin Dell Technologies Capital Scott Darling di gelaran Dell Technologies World 2018 seperti laporan CNNIndonesia.com dari Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Senin (30/4).

Tim investasi Dell Technologies Capital terdiri dari profesional industri yang berpengalaman dengan operasional dan investasi. Tim tersebut bekerja mengidentifikasi startup di bidang teknologi informasi yang dapat membantu ekspansi bisnis holdingnya di masa yang akan datang.

(nat)