Penangguhan ini muncul seminggu setelah Amerika Serikat melarang perusahaan di negara tersebut menjual komponen ke ZTE selama tujuh tahun.
Larangan tersebut muncul setelah China gagal mematuhi kesepakatan dengan Amerika Serikat dan tertangkap mengirim barang secara ilegal ke Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang kami lakukan (meminta pemasok untuk mengajukan permohonan izin ekspor) adalah untuk kebaikan perusahaan itu sendiri, untuk memastikan mereka melakukan bisnis legal dengan perusahaan China," kata Nikkei mengutip pernyataan Hsu.
ZTE menggelar konferensi bersama perusahaan pemasok besar AS pada Rabu, (25/4). Sumber dari Reuters menjelaskan bahwa naif sekali apabila tak ada hubungan antara perang tarif yang sedang terjadi dengan sanksi tersebut.
"Ini pembaharuan faktual atas apa yang terjadi dan yang mereka lakukan sejak keptusan itu berlaku, serta apa yang mereka lakukan untuk meredakan situasi," ujar juru bicara asosiasi industri semikonduktor AS seperti dikutip dari Reuters.
ZTE wajar kalang kabut karena mereka cukup bergantung pada komponen dari AS, misalnya Qualcomm. (age)