ZTE menggelar konferensi bersama perusahaan pemasok besar AS pada Rabu, (25/4). Sumber dari Reuters menjelaskan bahwa naif sekali apabila tak ada hubungan antara perang tarif yang sedang terjadi dengan sanksi tersebut.
"Ini pembaharuan faktual atas apa yang terjadi dan yang mereka lakukan sejak keptusan itu berlaku, serta apa yang mereka lakukan untuk meredakan situasi," ujar juru bicara asosiasi industri semikonduktor AS seperti dikutip dari Reuters.
Lihat juga:Huawei akan Rilis Ponsel 5G Tahun Depan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sanksi kepada ZTE merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah perdagangan AS. Mereka harus rela menerima keputusan Departemen Perdagangan AS yang melarang perusahaan dalam negeri berbisnis dengan ZTE selama tujuh tahun.
Perusahaan AS pencipta Snapdragon ini memasok sekitar 25 hingga 30 persen untuk peralatan jaringan telekomunikasi termasuk ponsel cerdas mereka.
Dampak tersebut diperkirakan bakal dialami oleh mitra dagang ZTE lainnya seperti Google, Texas Instrument, dan GlobalFoundries. (age)