Kongres AS Ungkap 3 Ribu Iklan Facebook yang Didanai Rusia

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Jumat, 11/05/2018 09:20 WIB
Kongres AS Ungkap 3 Ribu Iklan Facebook yang Didanai Rusia Ilustrasi (REUTERS/Philippe Wojazer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kongres Amerika Serikat baru saja mengumumkan lebih dari 3 ribu iklan Facebook yang dibeli agensi yang berhubungan dengan Rusia pada Pemilihan Umum Presiden AS 2016. Pengumuman ini disebutkan Kongres sebagai cara Rusia untuk merusak kepentingan Amerika.

Pengumuman itu dilakukan oleh Partai Demokrat di Komite Intelijen Parlemen AS. Parlemen mengatakan bahwa rakyat Amerika layak memahami sejauh mana campur tangan Rusia melalui Internet Research Agency (IRA) yang merupakan perusahaan Rusia yang membayar postingan pro-Donald Trump dua tahun silam.

"Tidak diragukan lagi bahwa Rusia berusaha untuk menggunakan platform media sosial untuk mendorong terbelahnya orang Amerika, dan dalam upaya untuk mempengaruhi pemilihan 2016", kata Demokrat Adam Schiff dalam sebuah pernyataan.


"Untuk mulai melindungi diri dari serangan di masa depan [perlu] memahami untuk jenis pesan, tema dan pencitraan yang digunakan Rusia untuk memecah belah kita", tambahnya, seperti dikutip The Independent, Kamis (10/5).

Kongres lantas membeberkan taktik yang digunakan Rusia. Taktik ini sebelumnya pernah dibeberkan di rapat dengar kongres oleh penasihat khusus, Robert Mueller.

Muller sendiri adalah orang yang diserahi tugas untuk menyelidiki kemungkinan keterlibatan Rusia dalam kampanye Trump.

Penyelidikan Mueller berulangkali memicu kemarahan dari Presiden Trump. Ia kerap mengecam penyelidikan itu sebagai "perburuan penyihir" tak berdasar yang dibuat oleh pejabat penegak hukum yang tidak netral. (eks/eks)