Ledakan Surabaya dan Sidoarjo, #KamiTidakTakut Menggema

Anugerah Perkasa, CNN Indonesia | Senin, 14/05/2018 09:18 WIB
Ledakan Surabaya dan Sidoarjo, #KamiTidakTakut Menggema Warganet menggemakan tagar #KamiTidakTakut untuk melawan aksi terorisme, yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo pada Minggu. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warganet menggemakan tagar #KamiTidakTakut untuk melawan aksi terorisme, yang diduga terjadi dengan rentetan ledakan bom di tiga gereja Surabaya serta di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo kemarin.

Tagar itu juga menjadi tren di Twitter pada pagi ini. Pelbagai cuitan netizen menyampaikan duka sekaligus harapan atas terjadinya peristiwa ledakan di pelbagai lokasi yang berbeda.

Sebelumnya terjadi ledakan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5) pagi. Ledakan terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Sawahan.


Ada 13 korban meninggal dunia dan 41 orang luka-luka akibat kejadian tersebut.

Minggu malam, terjadi kembali ledakan di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Sedikitnya satu orang tewas dalam kejadian tersebut. Polisi menyebut ledakan antara pelbagai lokasi itu saling berhubungan.

Akun @AlfatehaRiska menyatakan bahwa orang yang beragama tidak akan pernah meyakiti makhluk Tuhannya.



Ada pula yang menyatakan duka mendalamnya terhadap pelbagai peristiwa teror tersebut.



Ada pula warganet yang menyampaikan harapannya dalam bahasa Jawa. Akun @Nonn_RBumi_Pras mengharapkan agar peristiwa teror itu adalah yang terakhir.



Menkopolhukam Wiranto pun mencuitkan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang. Dia juga mengajak warga untuk bersama-sama dengan pemerintah untuk menjaga diri dari aksi terorisme.



Di sisi lain, warganet juga meminta Presiden untuk menerbitkan Perppu anti-terorisme untuk mengatasi persoalan tersebut.

(asa/asa)