Rudiantara berhadap penyebar konten teror tetap memperhatikan dampak penyebaran konten berupa gambar, video, dan teks lantaran bisa memicu ketakutan di masyarakat.
"[Mohon] memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi terorisme, yaitu membuat ketakutan di masyarakat," imbuhnya dalam keterangan resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap optimisme tersebut diharapkan tak lantas membuat masyarakat ketakutan. Sebaliknya, ia meminta masyarakat melaporkan konten sensitif yang ditemui di media apapun.
Aksi bom bunuh diri yang dilakukan di tiga titik dalam waktu nyaris bersamaan di Surabaya, kemarin (13/5) menyisakan duka mendalam. Rentetan teror juga terjadi di Sidoarjo di hari yang sama dan kantor Mapolresta Surabaya pada Senin (14/5) pagi.