Sebab, dari tempat kejadian ditemukan bahan peledak di dalam mobil yang siap diledakkan.
Pertanyaan pun muncul apa alasan para pelaku yang kerap menggunakan Avanza sebagai bom mobil untuk melemahkan target sasarannya. Apakah ini karena bodi Avanza yang dinilai tak kuat menahan daya ledakan sehingga terjadi kerusakan berat setelah ledakan.
Lihat juga:Kata Pengamat Soal Avanza Dipakai Teroris |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya melihat secara keseluruan mobil penumpang semua kondisi ketebalan bodi mungkin hampir sama. Dan mungkin tidak menjadi penentu dalam pola pikir teroris. Bukan karena kualitas ketebalan bodi," kata Jusri kepada CNNIndonesia.com, Rabu (16/5).
Lihat juga:Sejarah Bom Mobil dan Awal Menggunakannya |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi itu disebabkan karena bodi si duo kembar Avanza dan Xenia didesain dengan konsep crumple zone, atau bagian bodi yang hancur untuk melindungi pejalan kaki apabila terjadi tumbukan.
Catatan redaksi: Redaksi CNNIndonesia.com melakukan perbaikan artikel ini pada Sabtu (19/5) pukul 14:55 WIB. Demikian ralat dilakukan. (mik)