Xiaomi Jajal Pasar Ponsel Selfie dengan Redmi S2

Kustin Ayuwuragil & Agnes Savithri, CNN Indonesia | Selasa, 22/05/2018 21:18 WIB
Xiaomi Jajal Pasar Ponsel Selfie dengan Redmi S2 Xiaomi Redmi S2. (Foto: Kustin Ayuwuragil/CNNIndonesia.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tren selfie di Indonesia menjadi populer karena banyaknya masyarakat yang menyukai berfoto selfie pada setiap kesempatan. Menurut survei JakPat 2017, hampir 96% dari peserta berusia 20-25 tahun, pernah minimal satu kali melakukan selfie.

Diketahui juga bahwa 71% peserta lebih suka menggunakan smartphone untuk mengambil foto selfie. Melihat tren tersebut, Xiaomi datangkan seri Redmi S anyar di Indonesia. Hari ini, Selasa (22/5), Xiaomi resmi memboyong Redmi S2 ke Indonesia.

Dijuluki sebagai seri Redmi terbaik untuk selfie, ponsel anyar ini mengusung kamera kamera depan sebesar 16MP dengan dukungan teknologi pixel binning dan fitur AI Beautify milik Xiaomi.


Redmi S2 hadir dengan kamera ganda AI 12MP + 5MP serta memiliki layar full screen sebesar 5,99 inci dengan rasio 18:9 yang didukung oleh prosesor Qualcomm® Snapdragon™ 625. Ponsel ini dibanderol dengan harga Rp2.399.000.
Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager Steven Shi mengungkapkan masyarakat Indonesia tidak hanya gemar selfie.

"Namun selfie telah menjadi bagian dari gaya hidup mereka. Melihat hal ini, Xiaomi ingin menggunakan seri S untuk menjangkau orang-orang muda yang menyukai self-expression dan mau berbagi serta terhubung dengan orang lain. Redmi S2 adalah smartphone selfie terlengkap di kelasnya yang mampu menghasilkan superstar selfie setiap saat," ujarnya, Selasa (22/5).

Secara detail, kamera depan 16 MP dari Redmi S2 diklaim mampu menangkap detail yang di siang hari dan menghasilkan gambar beresolusi tinggi. Sementara, dalam kondisi yang minim cahaya, sensor menggunakan teknologi pixel binning untuk menggabungkan informasi dari empat piksel dan membuat satu piksel besar 2,0µm.

Hal ini diklaim mampu meningkatkan sensitivitas cahaya sensor dengan sangat baik sehingga menghasilkan foto yang lebih terang dan jelas pada kondisi bercahaya rendah dengan sedikit noise.
Ketika HDR otomatis diaktifkan, kamera depan 16MP akan langsung mendeteksi lingkungan yang memiliki back-light serta menerapkan efek HDR.

Kamera ini juga mendukung AI bokeh yang secara efektif akan membedakan subjek dari latar belakang, bahkan mampu mengidentifikasi elemen seperti aksesoris rambut dan gerakan tangan yang populer sebagai bagian dari subjek. (age/age)