Atasi Kelebihan Notifikasi, Gmail Andalkan Kecerdasan Buatan

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Minggu, 17/06/2018 11:55 WIB
Atasi Kelebihan Notifikasi, Gmail Andalkan Kecerdasan Buatan ilustrasi. (Foto: Dok. Google)
Jakarta, CNN Indonesia -- Google menyiapkan peluncuran fitur pemberitahuan 'prioritas utama' atau high notification untuk aplikasi seluler Gmail. Mengutip venturebeat, fitur yang didukung oleh kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) itu akan diluncurkan pertama kali pada Gmail pada perangkat iOS dan menyusul pada perangkat Android.

Beberapa waktu lalu, Google telah mengumumkan bahwa akan ada perombakan desain pada tampilan situs maupun tampilan aplikasi seluler Gmail. Salah satunya adalah notifikasi 'prioritas tinggi' yang sebelumnya telah tersedia di aplikasi 'Inbox by Gmail'.

Atasi Overload


Pada dasarnya, fitur notifikasi 'prioritas tinggi' dihadirkan untuk mengatasi kelebihan beban atau overload notifikasi pada perangkat seseorang. Pasalnya, banyak pengguna smartphone yang terganggu karena masalah tersebut.
Misalnya, ratusan push notification dari aplikasi seperti WhatsApp, Facebook, Twitter, Gmail dan sebagainya. Alhasil, Google pun berupaya mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan teknologi AI. Teknologi AI itu untuk mempelajari jenis email apa yang sekiranya pengguna anggap penting.

Sehingga, Gmail akan mengirimkan notifikasi pengguna jika ada email penting yang masuk itu. Nantinya, pengguna akan melihat notifikasi dalam Inbox-nya apakah ingin mengaktifkan fitur "prioritas tinggi".

Manajer Produk Gmail Jacob Bank mengaku mengubah tampilan Gmail dengan menjaganya tetap praktis sekaligus indah secara esetetik tidaklah mudah.

"Kami telah belajar selama bertahun-tahun bahwa mengubah Gmail benar-benar sangat sulit. Banyak orang mengandalkannya untuk menjalankan hidup mereka, jadi kami tidak ingin mengubahnya dengan sembrono," kata Bank.
(age/age)