Google Suntik Dana Rp7,7 Triliun untuk JD.com

Reuters, CNN Indonesia | Selasa, 19/06/2018 07:44 WIB
Google Suntik Dana Rp7,7 Triliun untuk JD.com Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Jason Lee)
Jakarta, CNN Indonesia -- Google menyuntikan dana segar sebesar US$550 juta atau setara dengan Rp7,7 triliun untuk e-commerce China, JD.com. Investasi ini merupakan bagian dari upaya raksasa internet Google memperluas kehadirannya di pasar Asia dan persaingannya dengan Amazon.com.

Dilansir dari Reuters, kedua perusahaan mengumumkan investasi tersebut pada Senin, (18/6). Salah satu bentuk dampak investasi ini adalah promosi produk JD.com di layanan belanja milik Google.

Promosi ini dapat membantu JD.com berkembang di luar basisnya yakni China dan Asia Tenggara dan membangun bisnis di pasar Amerika Serikat dan Eropa.
Pengumuman investasi Google tersebut membuat saham JD.com yang terdaftar di Amerika Serikat naik 0,4 persen menjadi ditutup pada US$43,76 di Nasdaq.


Salah satu pejabat perusahaan mengatakan, pada awalnya perjanjian tersebut tidak melibatkan inisiatif Google yang baru di China. Di mana layanan utama Google diblokir karena penolakan terhadap sensor hasil pencarian sesuai dengan hukum setempat.

Kemitraan ini tidak hanya memungkinkan Google meningkatkan ambisi ritelnya di China tetapi juga memungkinkannya untuk lebih mempererat hubungannya dengan Walmart. Bersama-sama, kedua perusahaan dapat menantang dominasi Amazon dan Alibaba di pasar-pasar utama di seluruh dunia, kata para analis.

Pada tahun lalu, Google telah bermitra dengan Walmart di berbagai bidang. Pada Agustus 2017, kedua perusahaan bergabung untuk menawarkan ratusan ribu item Walmart di platform Asisten Google yang dikontrol suara Google untuk melawan dominasi Amazon.
Pada bulan Maret, Reuters melaporkan program baru di mana Google bekerja sama dengan pengecer seperti Walmart, memungkinkan mereka untuk mendaftarkan produk mereka di Google Penelusuran, serta di layanan belanja Google Express untuk lebih bersaing dengan Amazon.

Google juga dilaporkan sedang mengejar pengambilan saham di Flipkart India, di mana Walmart mengambil 77 persen saham seharga US$16 miliar.

Namun, terkait Flipkart, Google menolak berkomentar. (rgt)