Mereka memata-matai menggunakan malware yang diperkirakan menyasar satelit-satelit komunikasi, pencitraan geospasial, dan kontraktor pertahanan.
Malware ini sengaja dirancang agar menginfeksi komputer yang digunakan untuk memantau dan mengendalikan satelit.
Lihat juga:Waspada Tipu-tipu Tiket Piala Dunia 2018 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muncul juga kekhawatiran kalau malware ini digunakan untuk melakukan sabotase atau mengacaukan data geospasial.
Mereka juga menerapkan taktik yang disebut "living off the land" untuk menyamarkan kegiatannya di komputer korban, seperti ditulis Bleeping Computer.
Mereka memanfaatkan fitur sistem operasi atau perangkat administrasi jaringan untuk maasuk ke jaringan korban tanpa menimbulkan kecurigaan.
Symantec menyebut bahwa pihaknya telah melacak grup ini sejak 2013. Mereka juga memperkirakan bahwa grup ini beroperasi di luar China.
Namun, serangan yang teranyar ini menurut Symantec sangat sulit dilacak. Mereka mendeteksi malware tersebut dari tiga komputer di China, seperti ditulis CNET. (eks)