Kali ini, mereka juga mengakui bahwa mereka bekerjasama dengan 52 perusahaan hardware dan software lainnya. Beberapa diantaranya berbasis di China seperti Huawei, Lenovo, Oppo, dan Alibaba.
Hal ini menjadi perhatian setelah AS berseteru dengan sejumlah produsen hardware China yang disebut menyadap perangkat telekomunikasi mereka untuk kepentingan pemerintah China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Saat itu) pengguna menggunakan internet dengan berbagai perangkat, baik ponsel untuk SMS saja, feature phone, dan smartphone generasi awal dengan berbagai kemampuan berbeda," tulis Facebook dalam dokumen setebal lebih dari 700 halaman yang dilayangkan ke komite Amerika Serikat (AS), Jumat (29/6), seperti dikutip Gizmodo.
Dengan berbagi data ini, Facebook menyebut layanan berbasis internet seperti Facebook, Twitter, dan YouTube bisa mengumpulkan statistik penggunaan aplikasi dan melakukan perbaikan layanan bagi penggunanya.
Sehingga aplikasi mereka bisa berjalan baik dan nyaman bagi pengguna yang menggunakan ponsel dan sistem operasi berbeda. (eks)