"Kami akan membuat program baru yang berkolaborasi dengan pemerintah dan NGO untuk membuat program dengan konten tertentu yang lebih mengandung unsur edukasi bagi anak anak," kata Senior VP Corporate Strategy Bytedance (pengembang Tik Tok) Zhen Liu, di kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Rabu (4/7).
"Saya pikir kami akan diskusikan lagi dengan pemerintah. Kami akan menetap di Indonesia dalam beberapa minggu ke depan untuk membicarakan program ini," ujar Liu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi dalam pertemuan mereka bilang bagaiamana kalau kita joint program buat anak anak. Saya bilang terima kasih. Ya itu kan baik untuk Indonesia. Saya apresiasi" kara Rudi
Itikad baik ini ditunjukkan Tik Tok setelah pertemuan antara Kominfo dengan Tik Tok pada hari ini. Dalam pertemuan ini, Tik Tok mengakui adanya konten negatif.
Pemerintah pun mengeluarkan dua syarat pada Tik Tok. Pertama pembersihan konten. Kedua adalah pemerintah juga meminta jaminan dan komitmen Tik Tok agar konten bermuatan negatif tidak kembali hadir. Pemerintah juga meminta agar Tik Tok membangun kantor perwakilan dan menaikkan batas umur pengguna menjadi 16 tahun. (age)