Bos Tik Tok Akan Menetap Sementara di Indonesia

JNP, CNN Indonesia | Kamis, 05/07/2018 07:31 WIB
Petinggi Tik Tok berencana untuk menetap sementara di Indonesia dalam beberapa minggu ke depan. SVP Bytedance (perusahaan induk Tik Tok), Zhen Liu (Foto: CNN Indonesia/ Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Petinggi Tik Tok berencana untuk menetap sementara di Indonesia dalam beberapa minggu ke depan. Pasalnya Tik Tok berusaha untuk melakukan kolaborasi dengan pemerintah maupun organisasi non pemerintah dalam pembentukan sebuah program edukasi.

"Kami akan membuat program baru yang berkolaborasi dengan pemerintah dan NGO untuk membuat program dengan konten tertentu yang lebih mengandung unsur edukasi bagi anak anak," kata Senior VP Corporate Strategy Bytedance (pengembang Tik Tok) Zhen Liu, di kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Rabu (4/7).

"Saya pikir kami akan diskusikan lagi dengan pemerintah. Kami akan menetap di Indonesia dalam beberapa minggu ke depan untuk membicarakan program ini," ujar Liu.
Program edukasi ini dikhususkan untuk anak-anak yang berusaha di bawah enam belas tahun. Kendati demikian soal isi program, masih belum diketahui lebih lanjut. Liu mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan intens dengan para pemangku kebijakan.


Dalam kesempatan yang sama Menkominfo Rudiantara menyambut baik ajakan kerja sama ini. Rudiantara mengatakan pemerintah tidak akan menolak program yang baik untuk warga.

"Tadi dalam pertemuan mereka bilang bagaiamana kalau kita joint program buat anak anak. Saya bilang terima kasih. Ya itu kan baik untuk Indonesia. Saya apresiasi" kara Rudi
Kendati demikian Rudiantara menjelaskan Kominfo perlu melakukan koordinasi mengenai program ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Pasalnya program soal pendidikan anak memang diluar tugas Kominfo.

"Platform yang manage adalah Kominfo. Tali kami juga menjembatani dengan kementerian lain. Tidak mungkin kami menjadi juga mengurusi anak anak," kata Rudi.

Itikad baik ini ditunjukkan Tik Tok setelah pertemuan antara Kominfo dengan Tik Tok pada hari ini. Dalam pertemuan ini, Tik Tok mengakui adanya konten negatif.

Pemerintah pun mengeluarkan dua syarat pada Tik Tok. Pertama pembersihan konten. Kedua adalah pemerintah juga meminta jaminan dan komitmen Tik Tok agar konten bermuatan negatif tidak kembali hadir. Pemerintah juga meminta agar Tik Tok membangun kantor perwakilan dan menaikkan batas umur pengguna menjadi 16 tahun. (age/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK