Banjir Hentikan Operasi Sejumlah Pabrik Otomotif di Jepang

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Selasa, 10/07/2018 02:59 WIB
Banjir Hentikan Operasi Sejumlah Pabrik Otomotif di Jepang Banjir Bandang di Jepang. (Mandatory credit Kyodo/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir bandang dan tanah longsor di Jepang telah memakan lebih dari 100 korban jiwa dan 50 orang hilang. Lebih dari dua juta orang disebut telah mengungsi dan operasi penyelamatan terus berlanjut.

Bencana akibat hujan lebat yang mengguyur Jepang hingga berhari-hari itu juga telah menghentikan produksi di pabrik-pabrik otomotif yang terletak di wilayah barat Hiroshima, Kyoto, Yamaguchi, dan kota terdekat Osaka.

Dikutip dari Just Auto, produsen kendaraan seperti Mazda, Nissan, Mitsubishi, dan Daihatsu sudah menghentikan produksi sejak akhir pekan lalu hingga hari Senin (9/7).



Mereka menghentikan produksi atas alasan keselamatan, gangguan lalu lintas, dan tersendatnya pasokan suku cadang akibat bencana.

Hiroshima, pusat pabrik Mazda, disebut menjadi wilayah yang paling parah terkena dampak banjir. Sebagian besar kematian dan kehancuran tercatat paling tinggi jumlahnya di wilayah tersebut.


Selain wilayah pabrik perakitan kendaraan Mitsubishi di Okayama, pabrik Daihatsu di Osaka dan Kyoto, dan pabrik Nissan di Kyushu, banjir juga menghentikan pemasokan komponen dan operasi pabrik Panasonic.

Penghentian operasi di pabrik-pabrik raksasa milik Jepang itu disebut akan diperpanjang karena intensitas hujan yang tak kunjung reda.

(DAL/DAL)