GIIAS 2018

Sekarang Mitsubishi Lega, Mau Mulai Jualan 'Fleet'

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Minggu, 05/08/2018 18:39 WIB
Inden mereda dan Mitsubishi memiliki amunisi varian baru. Dua varian baru Mitsubishi Xpander di GIIAS 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Tangerang, CNN Indonesia -- Dua varian baru Mitsubishi Xpander yang meluncur di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) membawa misi tersendiri. Pihak Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjelaskan tujuan penambahan itu agar pasar Xpander meluas ke segmen fleet atau pembeli borongan.  

Kepala Penjualan dan Pemasaran Grup MMKSI Imam Choeru Cahya mengungkap, pasar fleet pada Low MPV sangat menggiurkan. Saat Indonesia menjual 1,1 juta unit, sebesar 25 persen atau sekitar 275 ribu unit dari itu dikatakan berasal dari fleet.  

Sebesar 120 ribu unit dari total pasar fleet nasional disebut berasal dari Low MPV yang dihuni Xpander. Kedua varian baru Xpander yang sudah disiapkan Mitsubishi adalah GLS A/T Rp228,6 juta dan Sport M/T Rp237,2 juta.


"Makanya salah satu tujuan peluncuran untuk memperpanjang pilihan, memperluas jaringan masuk ke fleet," kata Imam di BSD, Tangerang, Jumat (3/8).
Target Imam, Xpander bisa masuk pasar fleet pada semester dua tahun ini. Perluasan pasar ini dikatakan sudah didukung kemampuan produksi Xpander yang telah meningkat menjadi 10.000 unit per bulan.  

Inden Dua Bulan
Sejak awal tahun, Mitsubishi sudah mengantongi banyak permintaan Xpander namun tidak bisa dipenuhi kapasitas awal pabrik 5.000 unit per bulan. Dampaknya terjadi inden panjang. Konsumen perlu menunggu sampai empat bulan untuk mendapatkan Xpander. 

Kondisi terkini, dari total 80.000 unit pesanan Xpander yang diterima Mitsubishi hingga Juni 2018, tinggal 20.000 unit yang belum dipenuhi. Imam menyebut inden saat ini tidak lebih dua bulan. 

"Semester kedua sudah mulai. Karena satu, penjualan ke depan dengan produksi meningkat, lalu outstanding-nya tidak terlalu banyak. Dan makanya kami bisa konsentrasi ke konsumen fleet," ungkap Imam.
(fea)