Agar tak termakan hoaks, ahli keamanan Vaksincom Alfons Tanujaya mengatakan peredaran berita hoaks terjadi lantaran orang tengah merasa panik dan trauma.
"Biasanya setelah gempa, orang merasa trauma sehingga dengan mudah menerima atau meneruskan berita terkait bencana tersebut," jelas Alfons dalam pesan singkat, Senin (6/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kenali Jenis Gempa yang Sebabkan Tsunami |
Sebagai bencana alam, Alfons juga menekankan gempa bumi sejatinya terjadi tanpa bisa diprediksi.
Agar tak termakan hoaks, Alfons mengimbau masyarakat hanya mempercayai informasi dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan. Informasi dari situs dan akun media sosial resmi BMKG bisa jadi rujukan bagi masyarakat.