Direktur Human Capital Management Telkom Group Herdy R. Harman menyebut peluncuran Satelit Merah Putih lebih murah 40 persen dibandingkan dengan Satelit Telkom 3S.
Peluncuran Satelit Merah Putih memakan biaya US$166 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun. Angka ini jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan Telkom 3S yang memakan biaya US$ 215 juta atau sekitar Rp 3,11 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan biaya ini dikarenakan oleh penggunaan Roket Falcon Block 5 besutan SpaceX yang bisa digunakan berkali-kali. Jadi karena bisa digunakan berkali-kali, maka ongkos yang dipatok SpaceX juga menurun.
Herdy mengatakan peluncuran Merah Putih akan menggantikan satelit uzur Telkom 1 yang diluncurkan pada tahun 1999.
Lihat juga:FOTO: Momen Satelit Merah Putih Mengangkasa |
Lebih lanjut Herdy mengatakan peluncuran satelit ini penting bagi jaringan telekomunikasi di Indonesia sebagai negara kepulauan. Herdy menyebut kabel optik tidak dapat menjangkau daerah-daerah terpencil di Indonesia.
"Dengan keunikan Indonesia sebagai negara kepulauan, topografi sangat menantang jadi tidak semua bisa dipenuhi kabel optik. Sangat butuh satelit untuk menyediakan jaringan telekomunikasi," ujar Herdy. (asa)