3 Fakta Satelit Merah Putih Seharga Rp2,4 Triliun
JNP | CNN Indonesia
Selasa, 07 Agu 2018 13:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Satelit Telkom 4 atau satelit Merah Putih akan meluncur ke luar angkasa hari ini (7/8) dari lokasi peluncuran di Cape Canaveral Air Force Station, Florida, Amerika Serikat. Satelit ini meluncur dengan roket Falcon 9 Block 5 milik SpaceX.
Satelit Merah Putih ini akan digunakan sebagai satelit komunikasi yang memperkuat operasi satelit Telkom-2 dan Telkom 3S.
Satelit Merah Putih memiliki kapasitas 60 transponder aktif yang terdiri dari 24 transponder C-Band dan 12 transponder Extended C-Band yang akan melayani wilayah Indonesia dan Asia Tenggara.
Sedangkan 24 transponder C-Band lainnya akan menjangkau Kawasan Asia Selatan. Satelit ini mengandalkan platform SSL 1300 dengan usia desain 16 tahun. Satelit Merah Putih rencananya akan diluncurkan menuju slot orbit 108 derajat Bujur Timur (108 BT)
Berikut sejumlah fakta menarik lain terkait satelit tersebut.
Untuk biaya peluncuran, penggunaan Falcon 9 milik SpaceX menelan biaya Rp723,7 miliar (US$ 50 juta). Harga ini lebih murah sekitar Rp140 miliar dari biaya peluncuran dengan roket konvensional.
Satelit Merah Putih ini akan digunakan sebagai satelit komunikasi yang memperkuat operasi satelit Telkom-2 dan Telkom 3S.
Satelit Merah Putih memiliki kapasitas 60 transponder aktif yang terdiri dari 24 transponder C-Band dan 12 transponder Extended C-Band yang akan melayani wilayah Indonesia dan Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Satelit Merah Putih Berhasil Meluncur |
Berikut sejumlah fakta menarik lain terkait satelit tersebut.
- Biaya triliunan
Lihat juga:INFOG: Proses Peluncuran Satelit Merah Putih |
- Roket SpaceX
- Gantikan satelit Telkom 1
- Hasil sayembara