Dilansir dari AFP, sebuah satelit dirancang untuk mengukur pola angin global. Satelit tersebut akan segera dilepas ke orbit pada Selasa, (21/8) di Arianespace di Guyana Prancis.
Misi Badan Antariksa Eropa (ESA) tersebut telah dinamai Aeolus. Kata Aeolus berada dari penjaga angin dalam mitologi Yunani. Nantinya, satelit ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi ramalan cuaca jangka pendek dan pemahaman tentang perubahan iklim buatan manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partikel-partikel di udara termasuk kelembaban, debu, gas yang berhamburan sebagian kecil energi cahaya itu kembali ke transceiver, di mana ia dikumpulkan dan dicatat.
Satelit Aeolus akan menjadi yang kelima dari misi Earth Explorer ESA yang direncanakan.
Satelit lainnya sudah selesai atau dalam operasi mengukur gravitasi Bumi dan bidang geomagnetik, kelembaban tanah, salinitas lautan dan bentangan beku yang secara kolektif dikenal sebagai cryosphere.
Misi baru akan menjadi peluncuran ke-50 Arianespace untuk Lembaga Antariksa Eropa. (afp)