Line akan Luncurkan Mata Uang Kripto Pesaing Bitcoin

Reuters, CNN Indonesia | Senin, 03/09/2018 09:29 WIB
Line meluncurkan mata uang kripto miliknya untuk menyaingi Bitcoin pada bulan September. Line akan merilis mata uang kripto, Link bulan ini. (Foto: REUTERS/Toru Hanai)
Jakarta, CNN Indonesia -- Line memastikan akan meluncurkan token digital, Link untuk transaksi mata uang kripto (cryptocurrency) pada bulan ini. Pada Jumat (31/8), Line mengatakan perluasan bisnis ini merupakan upaya perusahaan untuk menjangkau bisnis yang lebih luas disamping upaya untuk mendongkrak jumlah pengguna yang terus menurun.

Perusahaan asal Jepang ini mengatakan nantinya pengguna bisa menggunakan Link di jaringan blockchain
 bernama Chain. Namun, berbeda dengan mata uang kripto lainnya, pengguna tidak bisa mendapatkan Link lewat Initial Coin Offering (ICO).

Line akan memberikan mata ung digitalnya lewat sistem hadiah sebagai kompensasi seelah ada layanan tertentu yang digunakan.


Link nantinya bisa digunakan sebagai alat pembayaran untuk membeli konten seperti stiker, tema, gim, dan lainnya di aplikasi Line. Mata uang digital ini akan mulai diluncurkan bulan ini dan nantinya akan didaftarkan pada Bitbox yang mewadahi aset digital secara global.

"Selama tujuh tahun terakhir, Line mampu tumbuh menjadi layanan global karena pengguna, dan sekarang dengan Link kami ingin membuat sistem kompensasi untuk pengguna," ungkap CEO Line, Takeshi Idezawa seperti mengutip Techcrunch. 


Nantinya akan ada 1 miliar Link yang mulai didistribusikan secara bertahap. Sekitar 800 juta Link akan diberikan pada pengguna, sedangkan 200 juta lainnya akan dikelola perusahaan penerbit Link sebagai dana cadangan.

Mengutip Reuters, atas alasan peraturan lokal koin Link tidak tersedia untuk pengguna di negara asalnya, Jepang dan Amerika Serikat. Penggunaan mata uang digital Link disebut masih terbentur regulasi di kedua negara tersebut. (evn)