SpaceX Berencana Bangun Koloni di Mars Pada 2024

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Senin, 03/09/2018 12:23 WIB
SpaceX Berencana Bangun Koloni di Mars Pada 2024 SpaceX berencana mengirim misi membangun koloni di Mars pada 2024. (Foto: David McNew/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- SpaceX berupaya merealisasikan mimpi untuk membangun koloni di Mars pada 2024. Rencana tersebut diungkap oleh salah satu insinyur yang mengembangkan misi ke Mars, Paul Wooster.

Menurutnya, apa yang diungkapkan merupakan bagian dari rencana bosnya, Elon Musk yang kerap mengungkapkan misi tersebut di sejumlah kesempatan.

Secara ringkas, Wooster mengatakan rencana SpaceX kedepannya tak sekedar menjadi 'perusahaan transportasi' yang memfasilitasi lembaga antariksa dari sejumlah negara untuk meluncurkan misi luar angkasa mereka.


Mulai 2022 nanti, SpaceX menargetkan untuk meluncurkan roket kargo pertama dan misi dengan astronaut di dalamnya pada 2024.

Dengan misi tersebut, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk in menargetkan bisa membangun koloni secara permanet di Planet Merah.

Namun demikian, rencana ini bukan tanpa masalah. Pertanyaan mengenai apa yang akan dilakukan setelah mendaratkan misi pertama, perusahaan juga ditantang untuk menggandeng pihak luar yang dianggap memliki kapabilitas lebih.

"Kami di SpaceX sangat fokus pada transportasi. Menyoal apa yang akan dibutuhkan di Mars, ini belum menjadi kapasitas SpaceX, namun saya berpikir ada pihak luar yang ingin turut berkontribusi," ungkap Wooster saat berbicara di perhelatan rutin International Mars Society Convention di Pasadena, California, akhir Agustus lalu.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan SpaceX memiliki misi bukan hanya membangun koloni di Mars, tapi juga mulai menyiapkan roket 'daur ulang' Big Falcon (BFR).

SpaceX kini mulai mengalihkan upaya untuk mengembangkan purwarupa BFR di sebuah pelabuhan di Los Angeles.

Musk mengatakan sebelumnya bahwa BFR merupakan salah satu proses pengembangan yang lebih rumit dari roket yang dibuat SpaceX sebelumnya.

Mengutip Business Insider, Musk menargetkan purwarupa pertama roketnya itu pertengahan 2019 dan mulai diluncurkan di salah satu fasilitas peluncuran di South Texas. (evn)