"Dari yang melakukan aksi ini banyak yang terindikasi sebelumnya melakukan kecurangan yang merugikan penumpang dan mitra pengemudi lainnya," ujar Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata dalam keterangan tertulis kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/9).
Selain itu, Ridzki juga menegaskan bahwa aksi unjuk rasa ini tidak mendapat izin dari Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara reguler, Ridzki mengatakan Grab sesungguhnya telah melakukan berbagai pertemuan dengan penemudi agar kebijakan perusahaan bisa dimengerti oleh mitra pengemudi.
Alih alih melakukan unjuk rasa, Ridkzi mengakui pihaknya lebih menyukai agar masukan dan aspirasi mitra pengemudi disampaikan dengan cara tertulis melalui musyawarah.
Ridzki mengingatkan Grab memiliki berbagai program yang membantu pengemudi untuk mengurangi biaya operasional hingga meningkatkan pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan.
"Kami memberikan sumber penghidupan yang berkesinambungan bagi mereka melalui hubungan kemitraan, subsidi, dan investasi dalam bidang teknologi." (eks)