SpaceX Bakal Kirim Plesiran Pertama ke Bulan

RBC, CNN Indonesia | Jumat, 14/09/2018 16:25 WIB
SpaceX Bakal Kirim Plesiran Pertama ke Bulan SpaceX berencana mengirim misi wisata ke Bulan untuk pertama kalinya. (Foto: David McNew/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- SpaceX mengumumkan rencana untuk meluncurkan perjalanan tamasya antariksa mengelilingi bulan. Hal ini disampaikan melalui sebuah cuitan yang diunggah di akun resmi SpaceX pada Kamis (12/9) sore.



Untuk mewujudkan misi tersebut, perusahaan milik Elon Musk ini akan menggunakan Big Falcon Rocket (BFR) yang memang ditujukan untuk mengantarkan manusia ke bulan atau planet tetangga seperti Mars. Desain kendaraan antariksa ini terdiri dari dua bagian yang meliputi roket dan pesawat luar angkasa Big Falcon Spaceship (BFS).


Sebelumnya, pada Februari 2017 SpaceX pernah menyatakan bahwa dua orang yang identitasnya dirahasiakan sudah membuat perjanjian dengan mereka untuk melakukan perjalanan antariksa mengelilingi bulan dengan menumpangi Falcon Heavy Rocket milik SpaceX.

Namun, hingga saat ini belum diketahui pasti apakah penumpang dari perjalanan yang bakal diumumkan pada Senin (17/9) nanti adalah orang yang sama dengan yang diumumkan SpaceX pada Februari 2017 silam.

CEO SpaceX Elon Musk sempat memberikan petunjuk melalui cuitannya di Twitter bahwa penumpang dari perjalanan ini adalah warga negara Jepang.



Sebelumnya, SpaceX menjadwalkan misi ini bisa terlaksana pada akhir 2018 mendatang. Namun, saat peluncurkan Falcon Heavy Rocket pada Februari lalu, Musk mengatakan perjalanan itu kemungkinan tidak menggunakan roket tersebut.

Dalam konferensi pers, Musk mengatakan bahwa SpaceX tak berencana menggunakan Falcon Heavy Rocket untuk mengantarkan manusia melakukan perjalanan antariksa, karena ia menganggap BFR adalah pilihan yang lebih baik untuk melakukan hal tersebut.

"Kami sedang memperdebatkan antara harus menggunakan Falcon Heavy atau BFR," ujar Musk kepada The Verge saat itu.

Meski demikian, BFR diperkirakan tak akan siap terbang dalam waktu dekat. Musk yang dikenal sering membuat prediksi yang ambisius, berharap bahwa BFR dapat mulai diuji coba pada tahun 2019.

Di sisi lain, dilansir dari CNN, pada April lalu COO SpaceX Gwynne Shotwell mengatakan bahwa BFR akan diluncurkan kira-kira dalam waktu sepuluh tahun dari sekarang. (evn)