BSSN Klaim Siap Amankan Pilpres 2019 dari Kampanye Hitam

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 25/09/2018 07:15 WIB
BSSN Klaim Siap Amankan Pilpres 2019 dari Kampanye Hitam Ilustrasi kampanye. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengklaim siap mengamankan rangkaian Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dari kampanye hitam. Juru bicara BSSN Anton Setiyawan menyebut dalam perang siber, BSSN juga membutuhkan bantuan dari berbagai institusi keamanan siber nasional. 

"BSSN siap karena itu memang tugas yang harus diemban, tetapi tetap harus bersama dengan institusi lain yang terkait, harus kolaborasi dan sinergi," ujar Anton saat dikonfirmasi wartawan, Senin (24/9).

Anton mengatakan untuk melawan kampanye hitam dalam rangkaian Pilpres BSSN telah melakukan literasi digital kepada masyarakat agar mampu menghalau kampanye hitam. Menurutnya dengan masyarakat yang terdidik ini, kampanye hitam akan berkurang di Pilpres 2019.


BSSN mengimbau agar semua pihak bisa menjaga pesta demokrasi akbar ini agar berjalan dengan kondusif dan tentram. Anton menyebut kampanye yang mengedepankan nilai positif dan membangun adalah kampanye yang baik.

"Melalui kegiatan literasi digital, BSSN mendorong masyarakat agar lebih peka dan selektif terhadap berbagai kampanye di media sosial," tutur Anton. 

Terpisah, Kepala BSSN Djoko Setiadi mengatakan untuk memerangi ancaman siber ini, BSSN tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu Djoko menekankan kolaborasi dengan pemangku kepentingan keamanan siber nasional. 

Djoko menegaskan keberhasilan penanganan ancaman siber nasional membutuhkan sinergi para pemangku keamanan siber baik dari sektor pemerintah, sektor infrastruktur kritikal nasional, ekonomi digital, akademisi dan praktisi.

"Terlebih lagi kalau dampak ancaman siber mengganggu ancaman nasional indonesia. Jadi kolaborasi dan kerja sama antar sektor merupakan kata yang tepat untuk menjaga keamanan siber agar dampak kecelakaan siber tidak meluas," kata Djoko. 

Djoko berharap pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan kondusif dan aman. Ia menekankan pihaknya terus melakukan langkah-langkah mitigasi terhadap ancaman siber. 

" Mudah mudahan pesta demokrasi ini berjalan aman, nyaman dan sehat dengan hasil yang memuaskan masyarakat. Kemungkinan ada kampanhe hitam ada, tapi kami berupaya agar tidak membahayakan dan tidak mengganggu pesta demokrasi kita," tutur Djoko. (jnp/evn)