Belakangan, Acton akhirnya mengakui bahwa ia hengkang lantaran berbeda paham mengenai skema bisnis perusahaan dengan Zuck dan COO Sheryl Sandberg. Hal itu diungkapkan oleh Acton dalam wawancara dengan Forbes seperti dilaporkan Reuters.
Dalam wawancara tersebut, Acton mengatakan Facebook bermaksud menjual tool bisnis untuk bisa berinteraksi dengan pengguna WhatsApp berdasarkan tools analitik. Sementara di sisi lain, Acton beranggapan fitur enkripsi WhatsApp tidak bisa dipadukan dengan hal itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan tersebut juga mengatakan Acton sempat mengajukan skema bisnis WhatsApp melalui skema berbasis model pelanggan untuk membaca kemampuan pelanggan berbayar di tengah derasnya pengguna yang memanfaatkan layanannya secara gratis.
Sikap Acton merespons hengkangnya dua pendiri Instagram, Kevin Sytrom dan Mike Krieger pada Senin (24/9). Kabar yang beredar mengatakan keduanya merasa keberatan dengan sikap Zuck yang kerap terlalu ikut campur dalam mengembangkan bisnis Instagram.
Sebelum hengkang Acton menghabiskan waktu delapan tahun untuk membesarkan WhatsApp bersama Koum. Facebook membeli WhatsApp pada tahun 2016 lalu senilai US$19 miliar. (evn)