Joy Wahjudi: Badai Pasti Berlalu Bagi Industri Telekomunikasi

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 18/10/2018 16:58 WIB
Joy Wahjudi: Badai Pasti Berlalu Bagi Industri Telekomunikasi Ilustrasi. (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Industri telekomunikasi yang saat ini sedang mengalami masa sulit pasca registrasi kartu SIM diprediksi akan segera bangkit. Mantan Dirut Indosat Ooredoo Joy Wahjudi mengungkapkan dirinya mengakui bahwa tahun ini merupakan masa berat bagi industri telekomunikasi.

"Pertama kali di tahun ini, industri telekomunikasi paruh pertama mengalami penurunan 10 persen. Tidak pernah ada kejadian seperti ini," jelasnya, Kamis (18/10).

Joy melihat penurunan ini menjadi tantangan bagi industri yang dia yakini akan segera teratasi.


"Sebenarnya hal ini (penurunan industri) merupakan suatu hal yang pasti berlalu. Badai akan berlalu," ujarnya.
Joy pun telah melakukan observasi dan optimis industri akan kembali naik dan tercermin pada kinerja kuartal tiga 2018.

"Saya observasi. Mudah-mudahan harusnya tahun ini akan naik. Lihat hasil kuartal tiga 2018 nanti pasti akan naik," tegasnya.

Sejalan dengan itu, Dirut Indosat Ooredoo Chris Kanter mengungkapkan poin penting industri telekomunikasi adalah pengaturan yang baik.

"Karena telko kalau tidak diatur baik, ada price war. Sehingga akhirnya semua (operator) berdarah darah," ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Dia menjelaskan yang paling penting ada balance bagi industri.

"Yang diatur dengan baik akan baik," jelasnya.
Chris sendiri baru menjabat satu hari sebagai Direktur Utama Indosat Ooredoo. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Indosat Tbk menetapkan Chris Kanter sebagai direktur utama, menggantikan Joy Wahyudi yang mengundurkan diri karena alasan pribadi.

Chris Kanter bukan lah orang baru di Indosat. Ia sudah 8 tahun terakhir ini menjabat sebagai komisaris perusahaan telekomunikasi tersebut.

Selain berkarier di Indosat, dia aktif dalam sejumlah asosiasi pengusaha. Saat ini, ia masih menjabat sebagai Sekretaris Dewan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia. (age/age)