"Kominfo keluarkan kebijakan, sambil nunggu ini selesai diperbolehkan roaming," jelas Rudiantara, Sabtu (13/10).
"Jadi misalkan pelanggan operator A BTS-nya mati, tapi BTS B hidup, bolehlah dipakai. Jadi pelayanannya bisa cepat."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pelaku Hoaks Bisa Dijerat Tanpa Ada Aduan |
"Selama bencana sebetulnya, satu tahun cukuplah," lanjutnya.
Sebab, ketersediaan layanan telekomunikasi ini tergantung dari kestabilan pasokan listrik.
"Kalau listrik masuk BTS ngga roboh, miring, atau perlu penguatan struktur, dalam 2-4 jam sudah bisa recover," jelasnya.
Ketika ditanya kapan layanan telekomunikasi di Palu dan sekitarnya akan pulih total, Rudiantara menyebut hal itu bergantung dari kestabilan pasokan listrik dari PLN.
"100 persen kapan? Bergantung PLN stabil, asal jangan sampai mati lagi. Listrik penting." (age/evn)