BTS Indosat Pulih 90 Persen Pascagempa Palu

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 09/10/2018 23:16 WIB
BTS Indosat Pulih 90 Persen Pascagempa Palu Indosat mengkalim 90 persen BTS di Palu sudah pulih pascagempa dan tsunami. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indosat Ooredoo mengklaim 90 persen based transceiver station (BTS) pascagempa dan tsunami Palu dan Donggala sudah beroperasi normal. Pulihnya jaringan telekomunikasi di dua wilayah tersebut karena pasokan listrik yang semakin membaik.

Group Head Network Operations Indosat Ooredoo Umar Hadi melalui keterangan resmi, mengatakan jaringan Indosat di area-area publik vital seperti pelabuhan, bandara, rumah sakit, serta kantor pemerintah sudah pulih sejak 1 Oktober 2018.

Umar mengatakan saat ini pihaknya terus bekerja untuk memulihkan jaringan agar bisa beroperasi 100 persen dalam waktu dekat. Umar mengakui kendala utama dalam pengoperasian jaringan telekomunikasi adalah pasokan listrik.


"Ketiadaan pasokan listrik menjadi kendala utama, ditambah dengan medan yang mengalami kerusakan dan sulit untuk mencapai lokasi setiap BTS sebagai dampak dari gempa, sehingga proses pemulihan BTS membutuhkan waktu," kata Umar dalam keterangan resmi kepada CNNIndonesia.com, Senin (8/10).

Akses logistik disebutkan Umar juga sulit mengingat gempa merusak medan sehingga menyulitkan Indosat untuk mendistribusikan BBM kepada genset untuk mengoperasikan BTS.

Di sisi lain, Plt. Kepala Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu mengatakan jaringan telekomunikasi sudah berfungsi 75,65 persen atau sekitar 2662 BTS pada hari ke-10 pascabencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah.

Pria yang biasa dipanggil Nando ini juga mengatakan BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) sudah mendistribusikan 64 unit telepon satelit tersebut ke posko-posko penanganan pengungsi di Sulteng.

Dari 19 perangkat internet satelit (Vsat) yang disiapkan sudah 11 perangkat yang berfungsi. Sebanyak delapan perangkat akan sedang dipasang di Kota Donggala dan Sigi. (jnp/evn)