Suzuki Grand Vitara Jelang Pensiun di Indonesia

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 23/10/2018 13:03 WIB
Penjualan model terbesar sekaligus termahal Suzuki di Indonesia itu hanya tinggal menghabiskan stok dealer. Suzuki Grand Vitara segera pensiun di Tanah Air. (Dok. Suzuki Indomobil Sales)
Jakarta, CNN Indonesia -- Suzuki Grand Vitara di Indonesia sedikit lagi habis masa tayangnya. Pihak Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan impor Completely Built Up (CBU) Grand Vitara dari Jepang telah berhenti dilakukan pada tahun ini.

Donny Saputra, Direktur Pemasaran SIS menjelaskan produksi Grand Vitara telah berhenti dilakukan di Jepang pada Juli lalu. Suzuki di Indonesia pernah memproduksi Grand Vitara 2.000cc pada 2000-an lantas belakangan model bermesin 2.400cc diputuskan menjadi impor.

Kondisinya saat ini di Indonesia, jelas Donny, penjualan Grand Vitara hanya tinggal menunggu diler menghabiskan stok. Bisa dipastikan dealer tidak akan mendapat pasokan unit baru.


"Sekarang stoknya tidak sampai ribuan, mungkin tinggal puluhan, di bawah 100 unit," ucap Donny, di Cikarang, Jawa Barat, Senin (22/10).

Grand Vitara menambah panjang deretan model Suzuki yang berhenti dijual di dalam negeri. Sebelumnya Ertiga Diesel, Ciaz, Celerio, dan Splash, sudah pensiun duluan.

Menurut Donny, Grand Vitara belakangan ini lebih condong ditujukan untuk konsumen fleet. Konsumennya disebut dari kalangan institusi swasta dan pemerintahan.

"Yang terakhir ini sudah ada proyek, jadi tinggal disalurkan," ungkap Donny.


[Gambas:Instagram]

Pengganti Grand Vitara

SIS pernah diketahui sedang mempelajari model produksi India, Vitara Brezza, sebagai pengisi segmen SUV di Indonesia untuk pengganti Grand Vitara yang beralih ke generasi keempat. Vitara Brezza pernah mejeng di Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2016.

"Berat," ucap Donny tanpa penjelasan lebih lanjut saat ditanya kelanjutan analisa Suzuki atas Vitara Brezza.

Sudah bisa dipahami, Vitara Brezza yang hanya punya opsi mesin diesel 1.300cc dirasa kurang cocok untuk masyarakat Indonesia. Buktinya, Ertiga diesel dengan kapasitas mesin yang sama bisa dikatakan tidak sukses.

Alasan lain, Vitara Brezza hanya punya pilihan manual dan transmisi otomatis Automated Manual Transmission (AMT) atau Auto Gear Shift (AGS) dalam kamus Suzuki. Sudah ada contoh fitur ini kurang digemari orang Indonesia, yaitu pada Karimun Wagon R. (fea/mik)