Ratusan Pegawai Google 'Walk-Out' Terkait Kasus Andy Rubin

CNN Indonesia | Rabu, 31/10/2018 08:08 WIB
Ratusan Pegawai Google 'Walk-Out' Terkait Kasus Andy Rubin Ilustrasi. (REUTERS/Chris Helgren)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 200 karyawan Google mengorganisir gerakan 'Women's Walk' sebagai bentuk protes atas perlindungan Google kepada 'Bapak Android' Andy Rubin.

Walk-out ini akan dilaksanakan pada Kamis, (1/11) mendatang. Dilansir dari Buzzfeed, kabar ini diungkapkan oleh empat orang dalam Google. Sumber anonim ini mengatakan kondisi yang tidak adil dalam Google.

"Saya merasa ada pola bahwa orang kuat dengan perilaku buruk kepada perempuan selalu bisa lolos begitu saja di Google. Atau ketika tidak jelas, mereka hanya diberi peringatan ringan atau mendapatkan parasut emas seperti Rubin," kata sumber tersebut, Selasa (30/10).
Pada Kamis, para eksekutif Google akan melakukan pertemuan untuk menjelaskan perlakuan terhadap Rubin dan meminta maaf kepada pegawai. Namun, para pegawai yang tergabung dalam komunitas perempuan melakukan pengambilan suara di forum internal yang menyarankan untuk melakukan walk-out.


Pada Senin pagi, terdapat 200 orang yang setuju untuk ikut serta dalam aksi walk-out ini.

Sebelumnya, New York Times menuding Google melindungi beberapa petinggi perusahaan, termasuk 'bapak' Android Andy Rubin atas tuduhan pelanggaran seksual. Google juga dituduh menawarkan uang pesangon besar-besaran bagi para mantan karyawannya untuk hengkang dari perusahaan.
CEO Google Sundar Pichai dan Vice President of People Operation Eileen Naughton menandatangani memo perusahaan terkait dipecatnya 48 orang karena pelecehan seksual dalam dua tahun terakhir.

Dari 48 orang, 13 orang di antaranya memiliki jabatan senior management atau lebih tinggi. Berdasarkan memo, 48 orang tersebut tidak ada yang mendapatkan uang pesangon. (jnp/age)