"Era cip China sudah datang," seperti tertulis dalam pamflet promosi online baru-baru ini. Di bawah pernyataan itu disertakan gambar board circuit dengan bendera China.
"China memang sempat bergantung pada cip impor, tapi berkat kerja keras dari para ahli cip yang tak terhitung jumlahnya telah membuat 90 persen impor cip kini bisa diproduksi secara lokal," seperti disebutkan perusahaan yang mengklaim sebagai pemimpin industri teknologi di China itu lagi, seperti dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ikut bersama kami ke era yang menjadi milik China."
Tuntutan itu menyebut bahwa kedua perusahaanb bersekongkol untuk mencuri rahasia dagang dari perusahan semikonduktor Micron Technology. Mereka disebut akan mencuri hasil riset dan pengembangan perangkat penyimpan memori.
Dibawah kerjasama yang ditandangani pada 2016, UMC membangun teknologi terkait memori untuk perusahaan China. Tuntutan ini datang setelah Departemen Perdagangan AS melarang perusahaan AS untuk menjual komponen hardware dan software kepada perusahaan China dan UMC.
Pejabat pemerintah China menyebut bahwa Fujian memiliki nilai strategis untuk meningkatkan perkembangan teknologi lokal di bawah rencana "Made in China 2025".
Ini adalah program pemerintah China untuk mengejar ketertinggalan teknologi di bidang semikonduktor. Sebab selama ini pasokan semikonduktor di negeri tirai bambu itu sudah lama bergantung pada impor terutama dari AS. (eks/eks)