Pendapatan Tik Tok Melesat 275 Persen

CNN Indonesia | Jumat, 23/11/2018 18:51 WIB
Berdasarkan laporan Sensor Tower, pendapatan Tik tok meningkat 275 persen atau 3,75 lipat dibandingkan tahun lalu. Ilustrasi. (Diolah dari Istockphoto/Elena Feodrina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tik Tok menjelma sebagai aplikasi booming di seluruh dunia. Berdasarkan laporan Sensor Tower, pendapatan Tik tok meningkat 275 persen atau 3,75 lipat dibandingkan tahun lalu.

Berdasarkan laporan Sensor Tower, Tik Tok berhasil mencatatkan pendapatan sebesar US$3,5 juta atau sekitar Rp50,8 triliun.

Dilansir dari CNN, aplikasi Tik Tok telah diunduh sebanyak 80 juta kali di Amerika Serikat kali dan hampir 800 juta di seluruh dunia. Angka ini belum termasuk pengguna Android di China.
Aplikasi yang diluncurkan pada 2016 tersebut mengalahkan Facebook, Snapchat, Instagram dan Youtube soal total unduhan pada bulan November.


ByteDance perusahaan di balik Tik Tok juga menghentikan Muscal.ly agar bisa merger dengan Tik Tok. Sejak itu, aplikasi ini mulai populer di Amerika Serikat.

TikTok menjadi jalan bagi ByteDance untuk ekspansi ke pasar Amerika dan menargetkan pengguna muda. Sebelumnya, aplikasi ini memang memiliki kesulitan untuk menggaet pengguna di luar China.
TikTok juga menarik perhatian dari beberapa merek terkenal, salah satunya Guess. Merek fashion ini menggunakan TikTok untuk melakukan kampanye denim pada September lalu.

Facebook bahkan terusik dengan keberadaan TikTok. Bahkan Facebook meluncurkan aplikasi tandingan bernama Lasso pada awal bulan November. Sama seperti TikTok, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk membagikan video pendek dengan musik dan efek kamera.

"Lasso belum diunduh banyak tapi Facebook belum memberikan kekuatan marketing. Facebook sepertinya ingin mengerti terlebih dahulu tentang rumus untuk pertumbuhan yang viral," ujar VP Mobile Research Apptopia Adam Blacker. (jnp/age)